Edidik

Edidik

Inspirasi Nurani

Mensyukuri hari ini, mengikhlaskan apa yang telah berlaku.

Blog Archive

Wednesday, September 3, 2008

Surat ini ditujukan dari setan untuk manusia….


Wahai manusia, ketahuilah bahwa pada bulan ramadhan ini aku telah dirantai oleh Tuhan ku yang maha perkasa. Aku sudah dibuat tak berdaya oleh Nya yang maha kuat dan maha gagah. Sungguh aku ingin sekali menggodamu di bulan ini. Yah… kau harus maklumi itu karena moyangku dan moyangmu telah lama berselisih dengan sengit.Wahai manusia, di bulan inilah kau bebas dari kekuasaanku.


Aku sungguh sangat kesal dengan situasi ini. Aku sungguh marah tatkala melihat karibku berbondong-bondong pergi ke mesjid yang selama ini tidak pernah mereka kunjungi. Duhai…ternyata mereka telah mengkhianati janji setia mereka kepadaku. Tapi… aku toh masih bisa tersenyum bahkan tertawa terbahak-bahak dengan amat puas. Lihatlah disana…banyak ternyata manusia yang meskipun tidak aku goda ternyata masih saja masih berbuat dusta.


Lihatlah di sudut jalan itu.. ahaaaa… sepasang muda mudi masih asyik masyuk bercumbu dengan dosa. Lihat pula disana…kawan pemabukku masih dengan santai meneguk minuman racun buatanku. Ha ha ha ha …manusia bodoh….. mereka berkata merka terjerumus dosa karena aku ???? haaa.. yang benar saja!!!.. aku sedang terikat… manusia bodoh… jangan lagi memfitnahku.. aku tidak menggodamu.. kaulah yang telah menjadi iblis..!!!!Hai manusia terlaknat !!!! ingatlah aku sebenarnya masih takut pada Tuhan. Aku takut pada Allah.

Aku tahu neraka itu ada. Aku tahu azab tuhanku itu teramat pedih. Aku tahu juga bahwa aku tidak akan kuat menahan siksaan dari Allah yang maha perkasa itu oleh karena itulah aku mengajakmu serta wahai manusia, Aku tidak ingin sendirian di neraka. Aku ingin musuh abadikupun merasakan siksa dari Allah. Karena kaulah manusia, aku terlaknat dan terlempar dari tanah syurga. Ha ha ha rasakanlah balas dendamku ini… rasakan kesumatku ini…..Ah sudahlah manusia bodoh.. jangan lagi berteriak penuh kemarahan ketika kau membaca suratku ini. Kemarahmu tak berguna.


Karena kau telah menjadi manusia yang sangat munafik dan terlaknat. Kau berteriak membenciku tapi kau lakukan segala amalanku. Kau katakan kau sedang shaum tapi kau masih juga dengan tanpa beban bergunjing dan bergibah. Kau katakan kau rajin melakukan sholat tapi kau masih saja korupsi waktu dengan terlambat masuk kantor tanpa beban. Sudahlah manusia laknat…perutku sakit melihat tingkahmu yang sungguh keterlaluan. Kau bilang memusuhiku tapi juga kau telah memusuhi Allah, jadi… siapakah kau… makhluk apakah kau. Kau lebih mengerikan dariku wahai manusia laknat…!!!!Sudahlah.. aku harus menghemat energiku di bulan ini.


Kerangkeng dan rantai Allah ini telah sangat membuatku lemah…. sampai jumpa nanti di selepas ramadhan. Kita rayakan kembali kebebasan kita. Kita rayakan kebebasan kita dari Allah, bukankah kita memiliki musuh yang sama ?Ditulis oleh abuhaydar

0 comments:

Post a Comment

Search This Blog

Reminder

Wahai Diriku, aku sayang pada diriku sendiri, Aku melihat diriku yang ceria itu, aku melihat diriku yang bahagia itu, itulah diriku yang sesungguhnya.

Ke manakah aku selama ini, aku ingin kembali,

Wahai Diriku, hal-hal yang tidak penting, tidak boleh mengganggu aku, hal-hal yang tidak berguna, aku letakkan aku lepaskan,

agar tenang hidupku
agar sihat badanku
agar lapang hidupku

Ya Tuhan, pandu hambaMu menjadi manusia cemerlang dunia, cemerlang akhirat

Ujian dalam hidup hadir untuk membuktikan cinta kita padaNya. Apakah hati masih cintakan dunia yang fana, atau akhirat yang kekal abadi. Oh Tuhan, bantu hambaMu untuk mendapat CINTA Mu yang Agung dan Abadie.
=============
26-6 Mesy HEM
29-6
1. Mesyu Koko Kali 3
2. Hub Shamen, Beri Link Psikometrik
==================

Promosi untuk 30 orang, Emel baru dengan Drive Unlimited, Hanya RM45 sahaja.

namaanda@mail.gurukreatif.net
atau
namaanda@gurukreatif.net

Ibrah Dari Al-Quran

Al Baqarah : 72
Hendaknya seorang pencari ilmu lebih memerhatikan kandungan makna di sebalik kisah, bukan kepada para pelaku kisah

Mutiara Kata

Mutiara Kata

Nukilan Nurani

Nukilan 3


Manfaatkan persamaan dan
uruskan perbezaan
Akan terhasillah keserasian dan keindahan

Setiap kesulitan tetap akan muncul kemudahan.
Sabar menerbitkan keindahan
Kelapangan akan datang setelah kesusahan.
3@2016


Followers