Edidik

Edidik

Tazkirah

Hidup Mesti Berkorban

Featured post

LOGO

 

Admin Blog

Admin Blog
Manisah
Wednesday, April 1, 2009
Dalam surah Thaha ayat 124, Tuhan berfirman : ومن إعرض عن ذكرى فإن له معيشة ضنكا ونحشره يوم القيامة إعمى

Artinya : "Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatanKu, (berpaling berzikir padaKu), maka sesungguhnya baginya, kesempitan dalam hidup, (didunia) dan Kami akan mengumpulnya (di akhirat kelak) dalam keadaan buta matanya.Bertanya mereka, Wahai Tuhanku, kenapa aku dibangkitkan dalam keadaan buta, padahal dulu di dunia, aku boleh melihat? Jawab Tuhan, demikianlah disebabkan engkau lupakan Daku di dunia, maka kini engkau dilupakan"

Syarahan dari ayat ini, kehidupan seseorang manusia yang jauh dari rel / landasan agama, akan menjadikan dirinya susah, wang banyak pun tak cukup, apalagi jikalau sedikit, jiwanya sering sempit. Itu lah balasan Tuhan, tujuannya, supaya bila hambanya berada didalam kesempitan, mereka memanggil tuhan dalam doa-doa.

Namun manusia sebenarnya mencari jalan lain untuk lari dari kesempitan hidup. Ada antara mereka mengambil narkoba (narkotik dan ubat-ubatan) sebagai jalan keluar. Padahal dia lupa, setelah dunia ini ada akhirat, dan disana lebih menderita, kerana bangkit dalam keadaan buta matanya. Jika didunia saja, kita susah berjalan andai mata kita di tutup, padahal kita tahu mana dapur dan tandas, bagaimanakah pula agaknya di akhirat jika mata kita buta?

Justeru, janganlah lari dari agama. Takut pada tuhan dekati, takut pada ular...lari.Belajar mendekati Tuhan. Tiada ruginya. Dia Tuhan kita. Dekatilah dengan jalan selalu menyebut namaNya. Perbaiki Ibadah, dan tambah amal.

2 comments:

  1. ustaz
    penyembuhan dengan keimanan yang tinggi sangat penting...kalau sempat mereka ini buatlah kerja amal.
    sembuh tanpa iman pun tak guna

    ReplyDelete
  2. itulah...manusia ni ada 3 yg kosong. otak , perut dan hati....perut terisi tapi hati kosong,lupa Allah...mana boleh sembuh total...50 50 je

    ReplyDelete

Search This Blog

Renungan

Hikmah Penularan virus koronavirus

Wahai Diri

Wahai Diriku, aku sayang pada diriku sendiri, Aku melihat diriku yang ceria itu, aku melihat diriku yang bahagia itu, itulah diriku yang sesungguhnya.

Ke manakah aku selama ini, aku ingin kembali,

Wahai Diriku, hal-hal yang tidak penting, tidak boleh mengganggu aku, hal-hal yang tidak berguna, aku letakkan aku lepaskan,

agar tenang hidupku
agar sihat badanku
agar lapang hidupku

Ya Tuhan, pandu hambaMu menjadi manusia cemerlang dunia, cemerlang akhirat

Ujian dalam hidup hadir untuk membuktikan cinta kita padaNya. Apakah hati masih cintakan dunia yang fana, atau akhirat yang kekal abadi. Oh Tuhan, bantu hambaMu untuk mendapat CINTA Mu yang Agung dan Abadie.

Blog Archive