Aktiviti

26-6 Mesy HEM
29-6
1. Mesyu Koko Kali 3
2. Hub Shamen, Beri Link Psikometrik

Promosi M.Office 365

Edidik

Edidik

Tazkirah

Hidup Mesti Berkorban

Featured post

Scanner Cara Murah, Tapi Macam Mahal

Cara Murah, Tapi Macam Mahal. Scan Kehadiran dengan QR Code di jam yang cikgunya buat sendiri https://www.facebook.com/amazingfingerprint/vi...

Admin Blog

Admin Blog
Norish

Blog Archive

Monday, August 17, 2009
Kisah 1: Seorang kafir (OK) berkata pada orang mukmin (OM) yang sedang berwudhuk:

OK: “Kenapa kamu wudhuk?
OM: “Aku tadi batal wudhuk sebab terkentut”
OK: ” Aku heran, kamu kentut di belakang tapi kenapa kamu cuci muka, tangan, kepala dan kaki kamu? Kenapa kamu tidak cuci tempat yang keluar kentut?

OM: “Ini arahan Tuhanku, aku taat saja”
OK: “Jelas sekali agama kamu ini tidak benar. Arahannya tidak logik sama sekali”
OM: “Kebenaran itu tidak semestinya logik”
OK: ” Apa buktinya?
OM: Yuk ikut aku

OM membawa OK ke sebuah pintu. Lalu OM memegang tangan OK, kemudian menyepit tangan OM dengan pintu itu. OK menjerit kesakitan.

OK: Aduh tangan aku sakit…tolong lepaskan tangan aku!
OM: Baiklah…inilah jawabanku: tangan kamu yang sakit, tapi kenapa mulut kamu yang menjerit.
OM pun meninggalkan OK yang bodoh sombong itu dalam kesakitan….

Tidak semua perkara yang logik itu benar..

Kisah2: Seorang kafir (OK) berkata kepada orang mukmin (OM)

OK: Tuhan kamu sungguh tidak adil
OM: Kenapa?
OK: Tuhan kamu menghukum manusia dan syaitan yang jahat di dalam neraka yang terbuat dari api. Tentu saja manusia tersiksa tapi syaitan enak saja.
OM: Kenapa begitu?
OK: Yalah…manusia dicipta dari tanah, kalau dibakar dengan api hangus, sakitlah. Tapi syaitan dicipta dari api, kalau dibakar dengan api relaks lah….tdk terasa apa-apa….
OM: Tidak begitu. Tuhan aku kata, mereka semua akan tersiksa…
OK: Ah…tdk mungkin. Logiknya manusia saja yg tersiksa, syaitan tidak

OM diam sebentar, lalu dia meninggalkan OK. Beberapa waktu kemudian OM datang lagi dengan membawa sebongkah tanah keras dan melemparnya tepat ke dahi OK. Dahi OK luka berlumuran darah. Kemudian dia membawa OM menghadap seorang hakim. Setelah mendengar cerita dari kedua belah pihak ttg kejadian itu, maka hakim bertanya pada OM.

Hakim: mengapa kamu lempar OK begitu?
OM : Maaf Tuan Hakim, OK mengatakan bahwa Tuhan tidak adil kerana menghukum manusia dan syaitan yang jahat di dalam neraka yang terbuat dari api. Tentu saja manusia tersiksa tapi syaitan enak saja sbb syaitan dicipta dari api. Logiknya memang begitu, tapi itu tidak benar. TIDAK SEMUA YANG LOGIK ITU BENAR. Sebagai buktinya saya lempar dia dengan tanah. Logiknya OK, manusia yg dicipta dari tanah kalau dilempar dengan tanah tidak sakit, bukan? Tapi buktinya OK luka dan sakit. Saya tidak bermaksud menyakitinya, saya hanya mau menjawab pertanyaannya.

2 comments:

  1. subhanallah....kalau tak dapat intipati dari kisah ini, tentulah sangat rugi...tahniah...

    ReplyDelete
  2. Satu analogi yang sangat bagus....belajar memikir melalui kisah ini

    ReplyDelete

Appsheet

Kaedah Detect Pantas tanpa perlu membuka Laptop dahulu. Dah ada di HP

PSIKOMETRIK 2020

BELUM JAWAB UJIAN PSIKOMETRIK


6 EXCELLENT
KHALEEF ASHRAF BIN MOHD KHIRDI

6 SMART
ADIELA NATASYA SUMAYYAH BINTI HAFIZUL FAHMI
MUHAMMAD FAIZ BIN GATOT PURWANDONO
MUHAMMAD SALEBUDIN BIN MUHAMMAD KHAMIS
NOR AQIRA BINTI SULHIEE
NOR AZRAEI BIN NORAZMAN

AZMEER- SK JLN TANJONG

Video Kami

Emel Unlimited Drive

Promosi untuk 30 orang, Emel baru dengan Drive Unlimited, Hanya RM45 sahaja.

namaanda@mail.gurukreatif.net
atau
namaanda@gurukreatif.net

Terkini












Search This Blog

Renungan

Hikmah Penularan virus koronavirus

Wahai Diri

Wahai Diriku, aku sayang pada diriku sendiri, Aku melihat diriku yang ceria itu, aku melihat diriku yang bahagia itu, itulah diriku yang sesungguhnya.

Ke manakah aku selama ini, aku ingin kembali,

Wahai Diriku, hal-hal yang tidak penting, tidak boleh mengganggu aku, hal-hal yang tidak berguna, aku letakkan aku lepaskan,

agar tenang hidupku
agar sihat badanku
agar lapang hidupku

Ya Tuhan, pandu hambaMu menjadi manusia cemerlang dunia, cemerlang akhirat

Ujian dalam hidup hadir untuk membuktikan cinta kita padaNya. Apakah hati masih cintakan dunia yang fana, atau akhirat yang kekal abadi. Oh Tuhan, bantu hambaMu untuk mendapat CINTA Mu yang Agung dan Abadie.

sementara Stock Masih Ada