Edidik

Edidik

Tazkirah

Hidup Mesti Berkorban

Featured post

JOM BELAJAR BERGURU

SELALUNYA MEMBACA DAN BELAJAR, JAUH BEZA, MEMBACA HANYA MENATAP, ADAPUN BELAJAR, KITA MENATAP, MENDENGAR DAN MELIHAT, DAYA INGATAN AKAN MENI...

Admin Blog

Admin Blog
Norish

Blog Archive

Tuesday, August 10, 2010

Ketika daku di pintu gerbang Ramadan,

Hati kembali sayu, teringat pada yang sudah pergi,
Sekian lama mereka bersemadi,
Jasad sudah menjadi ulat dan tanah meresapi,
Siapakah antara kita yang akan menyusul nanti,

Apakah kita boleh tunaikan kehendakNya,
Maksud sebenar, intinya dari berpuasa,
Apakah doa dan ibadah akan diterima
Untuk dipersembah di alam sana

Hidup disini hanya sementara,
bukan lama, sementara jua,
untuk di uji, siapakah antara kita
yang benar-benar mengharap akan redha

Yang sudah pergi, tak pernah kembali
entah apa yang mereka sedang rasai
mungkin gembira, mungkin sedang menangisi
akibat masa lalu, yang tidak di isi

Kita sini masih begini
hari-hari bersilih ganti
ada yang lalai, ada yang tak mengerti
bahawa hidup ini bukan abadi

Noorhisham Hamzah, 1 Ramadhan



2 orang dibelakang saya sudah meninggal di Jakarta

0 comments:

Post a Comment

Renungan

Hikmah Penularan virus koronavirus

Wahai Diri

Wahai Diriku, aku sayang pada diriku sendiri, Aku melihat diriku yang ceria itu, aku melihat diriku yang bahagia itu, itulah diriku yang sesungguhnya.

Ke manakah aku selama ini, aku ingin kembali,

Wahai Diriku, hal-hal yang tidak penting, tidak boleh mengganggu aku, hal-hal yang tidak berguna, aku letakkan aku lepaskan,

agar tenang hidupku
agar sihat badanku
agar lapang hidupku

Ya Tuhan, pandu hambaMu menjadi manusia cemerlang dunia, cemerlang akhirat

Ujian dalam hidup hadir untuk membuktikan cinta kita padaNya. Apakah hati masih cintakan dunia yang fana, atau akhirat yang kekal abadi. Oh Tuhan, bantu hambaMu untuk mendapat CINTA Mu yang Agung dan Abadie.