Edidik

Edidik

Tazkirah

Hidup Mesti Berkorban

Featured post

PANDUAN MENGISI DATA PSIKOMETRIK

1. BUKA WEB EPKM.MOE.GOV.MY 2. KLIK GURU KAUNSELING 3. PILIH TAHUN PERTAMA 4. TURUN KE BAWAH SEKALI, KLIK DOWNLOAD LAKUKAN UNTUK SEMUA TAHUN...

Admin Blog

Admin Blog
Manisah
Tuesday, June 5, 2012
Andai HARTA dapat membahgiakan seseorang,
Andai kecantikan dapat membahgiakan seseorang,
Andai pangkat dapat membahgiakan seseorang,
Andai PUJIAN dapat membahgiakan seseorang,
Andai punya anak ramai dapat membahgiakan dirinya,
Andai PENGHORMATAN manusia yang membuat seseorang bahagia,
Andai MATI membuat dia bahagia,
Andai Perpisahan membuat manusia bahagia,
Andai Pertemuan membuat manusia bahagia,
Andai BERSENDIRIAN membuatnya bahagia,

PASTI...

Manusia akan lakukan itu semua, untuk kebahagiaan dirinya.... Walau Lautan Api Harus direnangi....

Di mana NILAI Bahagia Dalam Hidup Sebenarnya?

Dengan itu, sedarlah kita, bahawa kebahagiaan sejati itu letaknya di hati.

Apalah maknanya keindahan luaran, jika hati yang didalam dada itu sakit, menderita. Apalah maknanya kekayaan, kehebatan lahiriahmu, jika hubungan mu dengan Allah dalam keadaan sakit, putus atau terputus.

Justeru, Opick melantun syair indah dalam madah lagunya...Obat Hati itu ada 5 Perkara
yang pertama Baca Qur'an beserta maknanya,
yang kedua Solat malam (Tahajud)
yang ketiga Berkumpullah dengan orang-orang Soleh
yang keempat perbanyaklah berpuasa
yang kelima Zikir malam Perpanjanglah..

Jom Hayati :

Seorang penulis bernama Hanna Djumhana di dalam bukunya Integrasi Psikologi dengan Islam  menyebut bahwa :


Keagungan dzikir kalimah Allah ini secara khusus ditulis oleh S.S Kadirun Yahya dalam risalah Filsafat tentang  “Keakbaran dan Kedahsyatan Kalimah Allah, Fakultas Ilmu Kerohanian dan Metafisiki, Universitas Pembangunan Panca Budi, Medan, 1984. Dalam risalah ini antara lain dikemukakan bahwa sepuluh manfaat Dzirullah dalam mengatasi berbagai problema dewasa ini, seperti bahaya senjata-senjata atom dan nuklir, penyakit-penyakit kanker, leukimia dan sebagainya, pembersihan jiwa, memadamkan api peperangan. Risalah ini mendapat kata pengantar dari Prof. Psikolog Mulyono Gandadiputra”.

0 comments:

Post a Comment

Search This Blog

Renungan

Hikmah Penularan virus koronavirus

Wahai Diri

Wahai Diriku, aku sayang pada diriku sendiri, Aku melihat diriku yang ceria itu, aku melihat diriku yang bahagia itu, itulah diriku yang sesungguhnya.

Ke manakah aku selama ini, aku ingin kembali,

Wahai Diriku, hal-hal yang tidak penting, tidak boleh mengganggu aku, hal-hal yang tidak berguna, aku letakkan aku lepaskan,

agar tenang hidupku
agar sihat badanku
agar lapang hidupku

Ya Tuhan, pandu hambaMu menjadi manusia cemerlang dunia, cemerlang akhirat

Ujian dalam hidup hadir untuk membuktikan cinta kita padaNya. Apakah hati masih cintakan dunia yang fana, atau akhirat yang kekal abadi. Oh Tuhan, bantu hambaMu untuk mendapat CINTA Mu yang Agung dan Abadie.

Blog Archive