Edidik

Edidik

Inspirasi Nurani

Mensyukuri hari ini, mengikhlaskan apa yang telah berlaku.

Blog Archive

Friday, September 14, 2012

Tahun lalu, saya mengunjungi salah seorang guru saya di Aceh. Beliau boleh dianggap sebagai ulamak kecil-kecilan di kampung.Kampung yang pernah saya tinggal namanya Lam Duro "Dalam Duri". Beliau mengajar ibu-ibu di madrasah lewat kuliah khas.Pernah saya ikutinya sampai ke ceruk kampung.

Ceramahnya memikat rata-rata orang, dengan nada suaranya, apalagi isinya sangat memaut perasaan. Beliau yang saya baru temui (setelah sekian lama) lantas memberikan erti kepada makna HIDUP, kemudian MATI. Untuk apa hidup ini katanya? Hanya Ini Dunia Untuk PengAbdian. Lalu untuk apa MATI itu? Kematian adalah untuk Mempersembahkan Amalan Terhadap Ilahi. Begitulah kira-kira katanya.

Sam...lanjutnya, bapak masih ingat, kira-kira berapa tahun yang lalu, sewaktu Sam bawa abang Ipar dari Jawa  ke rumah ini, masih terngiang di telinga ini suara azan (Maghrib) nya waktu itu, dan bicara-bicara waktu itu masih kedengaran? Sudah  berapa tahun tu? Hitung-hitung sudah 10 tahun. Rasanya baru kelmarin. Rupanya hidup ini sangat singkat.

Begitulah pertemuan kita di dunia ini sangat singkat.Setelah kita lewati, baru kita terasa, aduhai, rupanya singkat sahaja masa tadi. Mungkin juga, usia kita yang diberikan ini, setelah habis masanya, kita akan berkata-kata di alam kubur nanti, rupanya sungguh singkat masa ku di dunia.Apalagi anak-anak murid kami yang telah mendahului kami terlebih dahulu. Meninggal di usia belasan tahun. Aduhai... 

Semoga kita dapat bersabar menempuh ujian di pentas dunia ini, tidak anak yang enaknya dalam dunia ini. Akhirat jua yang lebih baik dan kekal abadi.Wal alkhiratu khairun laka minal ula. Kadang-kadang, sebelum kita memiliki sesuatu, kita bayangkan indahnya jika dapat memilikinya, namun setelah kita berusaha dengan segala macam cara untuk mendapatkannya, akhirnya impian kita tercapai, setelah berhari-hari kita bersama, baik dengan benda yang baru seperti gadjet, akhirnya ia tidaklah mampu membuat kita puas.

0 comments:

Post a Comment

Search This Blog

Reminder

Wahai Diriku, aku sayang pada diriku sendiri, Aku melihat diriku yang ceria itu, aku melihat diriku yang bahagia itu, itulah diriku yang sesungguhnya.

Ke manakah aku selama ini, aku ingin kembali,

Wahai Diriku, hal-hal yang tidak penting, tidak boleh mengganggu aku, hal-hal yang tidak berguna, aku letakkan aku lepaskan,

agar tenang hidupku
agar sihat badanku
agar lapang hidupku

Ya Tuhan, pandu hambaMu menjadi manusia cemerlang dunia, cemerlang akhirat

Ujian dalam hidup hadir untuk membuktikan cinta kita padaNya. Apakah hati masih cintakan dunia yang fana, atau akhirat yang kekal abadi. Oh Tuhan, bantu hambaMu untuk mendapat CINTA Mu yang Agung dan Abadie.
=============
26-6 Mesy HEM
29-6
1. Mesyu Koko Kali 3
2. Hub Shamen, Beri Link Psikometrik
==================

Promosi untuk 30 orang, Emel baru dengan Drive Unlimited, Hanya RM45 sahaja.

namaanda@mail.gurukreatif.net
atau
namaanda@gurukreatif.net

Ibrah Dari Al-Quran

Al Baqarah : 72
Hendaknya seorang pencari ilmu lebih memerhatikan kandungan makna di sebalik kisah, bukan kepada para pelaku kisah

Mutiara Kata

Mutiara Kata

Nukilan Nurani

Nukilan 3


Manfaatkan persamaan dan
uruskan perbezaan
Akan terhasillah keserasian dan keindahan

Setiap kesulitan tetap akan muncul kemudahan.
Sabar menerbitkan keindahan
Kelapangan akan datang setelah kesusahan.
3@2016


Followers