Tuesday, October 22, 2013

Adalah Satu Kepastian


Melihat gelagat manusia yang tak pernah takut pada hari akhirnya, masih enak menghirup asap rokok, masih enak makan enak-enak di tengah malam, siap snap gambar dan hantar pada kawan-kawan. wah betapa bahagianya aku, dapat menikmati juadah yang mahal ini.

Tapi ia terlupa pada sang pemberi nikmat, yang mana jaudah itu menjadi enak, yang mana mulutnya masih boleh terbuka, lidahnya boleh merasa enaknya masam manis, yang lehernya boleh mengalirkan dengan tenang segaja juadah, yang perutnya boleh menampung segala juadah, dan esoknya keluar dengan lembut sekali.

Sedang orang yang sedang berperang dengan kesakitan,
dapat merasakan nikmat itu sungguh besar,
sehingga saat ini, segalanya terbatas buat dirinya
pergerakannya, makannya, minumnya, semuaya harus dipilih,
kerana sedikit terlanjur, kesannya hampir membawa mati.

Penyair Indonesia mengukir sajaknya,

Andai bisa, aku ingin hidup seribu tahun lagi.


 

No comments:

Post a Comment