Wednesday, August 16, 2017

Kawan saya menyoal, betul ke jika kita ada ilmu NLP, kita akan semakin Takabur. (sombong,rasa lebih pandai, bercakap menunjukkan diri lebih pandai).
---------------------------
Kalau kita merasa hanya kita saja yang pandai, itulah yang mencucuk hati kita utk merasa "aku lebih pandai" walhal kepandaian itu belum tentu menjamin masa depan nya yang selamat.
Inna akramakum indallahi at kokum, Sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah yang paling Taqwa, jika ada iman, ada ilmu, ada amal, insya Allah akan jadi yg bertaqwa.
Jika ada ILMU, tapi iman tiada, apalagi taqwa. Maka terjerumus lah ke lembah kebinasaan.
Lantaran itu, Imam Al Ghazali menggariskan ada 10 ilmu yang bermanfaat, nota ini disalin semula dalam Kitab Bidayatul Hidayah, antaranya ialah ILMU yang membuat kamu melihat cela dirimu. Ertinya, semakin kita belajar, semakin nampak kekurangan diri. Semakin nampak lompongnya amal kita.
Teruslah mencari dan menuntut ilmu,kerana ILMU itu milik Allah yang nak dibagi kepada manusia. Semakin kita berILMU, kita akan semakin tinggi. Ini sesuai dengan 3 huruf yang terkandung di dalam ILMU iaitu 'ain' 'lam' dan 'mim'.
Seseorang yang sudah berilmu akan diberikan 3 perkara, yang pertama, Ain 'Ali, yakni tinggi, orang yang berilmu akan dipandang semakin tinggi darjatnya. Namun di hatinya merasakan dirinya faqir, hina dan tiada apa pun. Semuanya milik Allah. Anugerah Allah.
Yang kedua Lam, Latif : Orang yang berilmu, semakin berilmu semakin lemah lembut akhlaknya. Makanya jika kita melihat orang nampak berilmu, tetapi kasar sikapnya, sesungguhnya dia belum punya ilmu. Hanya baru ada sebatas pengetahuan.
Yang ketiga Mim, Mulk, orang yang berILmu dijanjikan Allah Taala untuk untuk diberikan kerajaan di dunia. Menjadi raja maknanya bukan menjadi Sultan, tetapi cakap kita didengari oleh orang-orang di sekeliling.
 

No comments:

Post a Comment